JEMBER, 25 Mei 2026
Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember (FTP UNEJ) kembali menorehkan kontribusi nyata di tingkat internasional. Salah satu dosen senior FTP UNEJ, Prof. Dr. Ir. Soni Sisbudi Harsono, M.Eng., M.Phil., secara resmi memulai pelaksanaan kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Kick-Off Research) yang berfokus pada hilirisasi limbah perkebunan untuk kesejahteraan masyarakat lokal.
Program pengabdian yang dipimpin oleh Prof. Soni ini mengusung judul “Pemberdayaan Perempuan Tani melalui Produksi Pakan Pelet Ternak Berkualitas Tinggi dan Berstandar dari Kulit Kopi”. Proyek strategis ini berhasil meraih pendanaan internasional bergengsi dari Konsulat Jenderal (Konjen) Australia melalui skema hibah Direct Aid Program (DAP).
Inovasi ini lahir dari melimpahnya limbah kulit kopi di wilayah Jember dan sekitarnya yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui sentuhan teknologi pertanian, Prof. Soni Sisbudi Harsono bersama tim mengolah kulit kopi tersebut menjadi pakan pelet ternak berkualitas tinggi yang memenuhi standar nutrisi.
Fokus utama dari program ini tidak hanya pada aspek teknologi pangan ternak, melainkan juga pada pemberdayaan gender. Kelompok perempuan tani dilatih secara intensif untuk menguasai teknologi pengolahan ini, mulai dari proses pengeringan, pencampuran formula nutrisi, hingga teknik pencetakan pelet menggunakan mesin.
"Kami ingin memberikan nilai tambah pada limbah kopi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi perempuan tani. Dengan memproduksi pakan ternak mandiri yang berkualitas, mereka dapat menekan biaya pakan ternak di daerahnya atau bahkan menjualnya sebagai sumber pendapatan tambahan," ujar Prof. Soni.
Keberhasilan dan urgensi dari proyek ini menarik perhatian langsung dari pihak pendana. Mr. Glen Askew, selaku perwakilan dari Consulate General Australia di Surabaya, melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi pelaksanaan program di Jember. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan implementasi teknologi serta berdialog langsung dengan kelompok perempuan tani yang menjadi penerima manfaat.
Dalam kunjungannya, Mr. Glen Askew memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap dedikasi FTP UNEJ dan Prof. Soni. Pihak Australia menilai proyek ini sangat komprehensif karena menggabungkan tiga pilar penting, yaitu Penyelesaian masalah lingkungan (pengolahan limbah kulit kopi), Ketahanan pangan (penyediaan pakan ternak bermutu), Kesetaraan gender (pemberdayaan ekonomi perempuan di pedesaan).
Secara terpisah, Dekanat Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember menyatakan dukungan penuh atas terlaksananya program ini. Kerja sama internasional ini diharapkan menjadi pemantik bagi dosen-dosen lain di lingkungan Universitas Jember untuk terus berinovasi dan memperluas jejaring kolaborasi global demi kemaslahatan masyarakat luas.
Dengan dimulainya Kick-Off Research ini, diharapkan sinergi antara akademisi UNEJ, Pemerintah Australia, dan komunitas petani lokal dapat berjalan secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi FTP UNEJ sebagai pusat keunggulan teknologi pertanian berbasis potensi lokal.