KUALA LUMPUR, 27 Februari 2026
Bendera Universitas Jember (UNEJ) kembali berkibar di panggung internasional. Kali ini, delegasi dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) sukses memborong medali dalam ajang bergengsi International Student Summit (ISS) dan International Student Competition (ISC) 2026 yang berlangsung pada 14–15 Februari 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Mengusung tema besar "Building a Sustainable and Inclusive Future" dan "Global Synergy for Sustainable Development", kompetisi ini menjadi arena adu gagasan bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk menghadirkan solusi nyata bagi tantangan global.
Tim delegasi FTP UNEJ berhasil menyabet dua medali perunggu (Bronze Medal) melalui inovasi yang memadukan teknologi canggih dan kemandirian pangan diantaranya JOSGIS: Jeruk Semboro’s Geographic Information System dengan peserta Hurin Nabilah, Mahardhika Mahmudha, & Maulida Latifa Rifta dan CRIK: Creating Responsible Innovation with Kricket Protein Bar dengan peserta Maulida Latifa Rifta, Hurin Nabilah, & Marlupi Tri Nuraini. JOSGIS hadir sebagai solusi cerdas berbasis data geospasial untuk mendukung keberlanjutan tani jeruk di Semboro, sementara CRIK menawarkan alternatif pangan masa depan yang berkelanjutan melalui protein jangkrik yang dikemas dalam bentuk protein bar.
Meski sama-sama menuntut inovasi, kedua kategori yang diikuti mahasiswa UNEJ ini memiliki tantangan teknis yang berbeda:
International Student Summit (ISS): Berfokus pada kompetisi esai internasional yang dipresentasikan melalui metode exhibition (pameran). Finalis memajang poster ilmiah di ruang pamer, di mana juri akan melakukan tanya jawab secara langsung.
International Student Competition (ISC): Menekankan pada kemampuan presentasi formal menggunakan salindia (PPT). Di sini, ketajaman penyampaian ide secara verbal menjadi kunci utama penilaian.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa FTP UNEJ tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan keberanian untuk bersaing di level dunia. Persiapan matang dan kekuatan kerja sama tim menjadi resep utama di balik kesuksesan mereka di Kuala Lumpur. "Prestasi ini bukan hanya tentang medali, melainkan tentang proses belajar, bertumbuh, dan kebanggaan membawa nama Universitas Jember ke panggung internasional," ungkap salah satu anggota tim dengan bangga. Kemenangan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain di Universitas Jember untuk terus berinovasi dan tidak takut melangkah ke kancah global. Pertanian masa depan kini ada di tangan mereka yang berani mencoba.