Area Zona Integritas
Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) Universitas Jember (UNEJ) senantiasa berupaya meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasionalnya. Upaya ini tidak lepas dari peran penting para Agen Perubahan di lingkungan fakultas. Agen perubahan ini adalah individu atau tim yang berdedikasi untuk mengidentifikasi masalah, merancang solusi inovatif, dan memastikan implementasi perubahan yang berkelanjutan, demi mewujudkan tata kelola yang lebih baik dan pelayanan yang memuaskan.
Dua inisiatif signifikan yang berhasil diwujudkan berkat dorongan kuat dari Agen Perubahan di FATETA UNEJ adalah:
------------------------------------------------------------------------------------------------------
i. Penyusunan Tim Kerja
a. Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas
b. Prosedur Pembentukan Tim Kerja
ii. Rencana Pembangunan Zona Integritas
a. Dokumen Rencana Pembangunan Zona Integritas
c. Media Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas
iii. Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK/WBBM
c. Tindak lanjut hasil Monitoring dan evaluasi
iv. Perubahan Pola pikir dan budaya kerja
a. Peranan Pimpinan sebagai role model pelaksanaan pembangunan ZI
b. Penetapan Role Model dan Agen Perubahan
Pada awal tahun 2025, Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) Universitas Jember (UNEJ) memasuki fase krusial dalam perencanaan strategis: Penyusunan dan Penetapan Indikator Kinerja untuk Perjanjian Kinerja (PK) Tahun 2025. Perjanjian Kinerja ini merupakan komitmen resmi antara Dekan FATETA dan Rektor UNEJ, yang menjadi pedoman utama pencapaian visi dan misi fakultas di tahun mendatang. Notulensi kegiatan tersebut dapat diakses DISINI
Dalam kegiatan ini, dihasilkan pemetaan indikator kinerja di lingkungan FTP UNEJ tahun 2025 sebagai pemenuhan aspek akuntabilitas kinerja Fakultas Teknologi Pertanian.
------------------------------------------------------------------------------------------------------
i. Keterlibatan pimpinan
a. Keterlibatan pimpinan dalam penyusunan perencanaan
b. Keterlibatan pimpinan dalam penyusunan penetapan kinerja
c. Pantauan pimpinnan dalam pencapaian kinerja
ii. Pengelolaan Akuntabilitas Kinerja
b. Orientasi dokumen perencanaan
d. Prinsip SMART dalam penetapan IKU
e. Waktu penyusunan Laporan Kinerja
f. Informasi kinerja dalam laporan kinerja
Area Penguatan Pengawasan
i. Pengendalian Gratifikasi
a. Public campaign pengendalian gratifikasi
b. Implementasi pengendalian gratifikasi
ii. Penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)
a. Pembangunan lingkungan pengendalian
b. Penilaian risiko pelaksanaan kebijakan
c. Kegiatan pengendalian meminimalisir risiko
d. Informasi dan komunikasi SPI
iii. Pengaduan masyarakat
a. Implementasi kebijakan pengaduan mayarakat
b. Tindak lanjut penangan pengaduan
c. Monitoring dan evaluasi penanganan pengaduan
d. Tindak lanjut hasil monev pengaduan
iv. Whistleblowing System
a. Penerapan whistleblowing system
b. Evaluasi Implementasi whistleblowing system
c. Tindak lanjut hasil evaluasi whistleblowing system
v. Penanganan Benturan Kepentingan
a. Identifikasi/pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama
b. Sosialisasi Penanganan Benturan Kepentingan
c. Implementasi Penanganan Benturan Kepentingan
d. Evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan
e. Tindak lanjut hasil evaluasi Penanganan Benturan Kepentingan
i. Standar Operasional Prosedur (SOP)
a. SOP mengacu pada Peta Proses Bisnis
b. Penerapan SOP
c. Evaluasi SOP
ii. Sistem Informasi Berbasis Elektronik (SPBE)
a. Penggunaan TI dalam pengukuran kinerja
b. Penggunaan TI dalam operasionalisasi manajemen SDM
c. Penggunaan TI dalam pemberian pelayanan publik
d. Monitoring dan evaluasi Pemanfaatan TI
iii. Keterbukaan Informasi Publik
a. Penerapan kebijakan keterbukaan informasi publik
b. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan keterbukaan informasi publik
i. Perencanaan kebutuhan pegawai
a. Acuan perencanaan kebutuhan pegawai
b. Penempatan pegawai hasil rekrutmen
c. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan hasil rekrutmen
ii. Pola Mutasi Internal
a. Mutasi internal dalam rangka pengembangan karier pegawai
b. Pedoman dan dasar mutasi pegawai
c. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan mutasi
iii. Pengembangan Pegawai Berbasis Kompetensi
a. Training Need Analysis
b. Pertimbangan menyusun pengembangan kompetensi pegawai
c. Presentasi kesenjangan kompetensi
d. Kesempatan untuk mengikuti Diklat dan kompetensi lainnya
e. Upaya pengembangan kompetensi pegawai
f. Monitoring dan evaluasi pengembangan kompetensi pegawai
iv. Penetapan Kinerja Individu
a. Penetapan kinerja individu kaitannya dengan kinerja organisasi
b. Kesesuaian ukuran kinerja individu dengan
c. Periode waktu pengukuran kinerja individu
d. Pengukuran kinerja individu kaitannya dengan reward
v. Penegakan Aturan/Disiplin Kode Etik/ Kode Perilaku Pegawai
a. Implementasi aturan/disiplin/kode etik
vi. Sistem Informasi Kepegawaian
a. Pemutahiran data dan informasi kepegawaian
i. Standar Pelayanan
a. Kebijakan standar pelayanan
c. Reviu dan perbaikan standar pelayanan
d. Publikasi standar pelayanan dan maklumat pelayanan
ii. Budaya Pelayanan Prima
a. Sosialisasi/pelatihan penerapan budaya pelayanan prima
c. Sistem punishment/reward petugas pelayanan
d. Sistem pemberian kompensasi kepada penerima layanan
e. Sarana layanan terpadu/terintegrasi
iii. Pengelolaan Pengaduan
a. Media pengaduan yang terintegrasi SP4N-Lapor
c. Evaluasi penanganan keluhan/pengaduan
iv. Penilaian Kepuasan terhadap pelayanan
a. Tindak lanjut Survei Kepuasan Masyarakat
b. Akses hasil Survei Kepuasan Masyarakat
c. Tindak lanjut Survei Kepuasan Masyarakat
v. Pemanfaatan Teknologi Informasi
a. Penerapan TI dalam Pelayanan