GUNUNGSITOLI, 9 April 2026
Dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah tertinggal, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (FTP UNEJ) melakukan aksi nyata melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat di Kepulauan Nias, Sumatra Utara. Kegiatan yang berlangsung pada 7–9 April 2026 ini berfokus pada hilirisasi produk unggulan daerah berbasis tanaman perkebunan.
Acara bertajuk "Bimbingan Teknis (Bimtek) Hilirisasi Pengembangan Produk Unggulan Desa dan Daerah Tertinggal Berbasis Tanaman Perkebunan Kelapa" ini diselenggarakan di Hotel Kaliki, Desa Ombolata Ulu, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli. Kegiatan ini didanai langsung oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).
Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Ir. Soni Sisbudi Harsono, M.Eng. M.Phil., pakar teknologi pertanian dari FTP UNEJ. Beliau memaparkan strategi transformasi produk kelapa dari sekadar bahan mentah menjadi produk turunan bernilai ekonomi tinggi. Tidak hanya dari unsur akademisi, Bimtek ini juga menghadirkan perspektif kebijakan daerah yang disampaikan oleh Kepala Bapperida Kabupaten Nias dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nias. Sinergi ini bertujuan agar implementasi teknologi yang ditawarkan selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah. Peserta kegiatan terdiri dari 35 orang yang merupakan petani kelapa dan pemuda pelopor se-Kabupaten Nias. Turut hadir memantau jalannya kegiatan, sejumlah pemangku kepentingan kunci seperti Kepala Dinas PMD Kabupaten Nias, Ketua Tim Pokja Hilirisasi, dan Farida Sijabat, SSTP, M.Si. selaku Ketua Tim Pengembangan Hilirisasi Perkebunan Kelapa, Direktorat Pengembangan Produk Unggulan, Kementerian Desa.
Di sela rangkaian Bimtek, dilakukan pertemuan tingkat tinggi antara pihak FTP UNEJ dengan Bupati Nias, Yaatulo Gulo, SE., SH., M.Si., di Kantor Pemkab Nias. Dalam pertemuan tersebut, pembahasan meluas tidak hanya pada komoditas kelapa, tetapi juga optimalisasi dua produk potensial lainnya: Pisang Gepok dan Gula Aren. Bupati Yaatulo Gulo menaruh harapan besar agar FTP UNEJ dapat mengambil peran dalam menguji kualitas dan standar kedua produk tersebut. Targetnya, pisang gepok dan gula aren asal Nias dapat ditingkatkan mutunya hingga layak dijadikan ikon daerah dan sumber pendapatan utama bagi rakyat di Kabupaten Nias.
Kegiatan ini sekaligus menjadi "pintu masuk" bagi pengembangan riset dan pengabdian yang lebih luas bagi civitas akademika Universitas Jember. Prof. Soni Sisbudi Harsono menegaskan bahwa keterlibatan FTP UNEJ di Sumatra Utara ini merupakan kesempatan emas bagi para dosen dan peneliti. "Ini adalah momentum luar biasa untuk melakukan kerja sama penelitian lintas provinsi. Kita memiliki peluang untuk membantu daerah tertinggal mengoptimalkan kekayaan alamnya melalui sentuhan teknologi pangan dan energi terbarukan," ujar Prof. Soni. Dengan adanya kolaborasi antara Kemendes PDT, Pemerintah Kabupaten Nias, dan FTP UNEJ, diharapkan hilirisasi produk perkebunan di Nias tidak hanya berhenti pada level edukasi, tetapi berlanjut hingga terciptanya ekosistem industri pedesaan yang berkelanjutan.